Rabu, 05 Mei 2021

PENGIKUT KRISTUS SEJATI

 

MENJADI KRISTEN / PENGIKUT KRISTUS SEJATI

Yoh 21: 15-19

 

Mengapa tema ini penting, karena sering kali kita ini menjalankan kekristenan kita hanya berhenti di status sosial saja, padahal hakikat Kristen yang sesungguhnya adalah masalah komitmen dalam mengikut Yesus. Karena pengertian “Kristen” itu sendiri berarti “pengikut Kristus” (kis11:26). Oleh karena Yesus sering mengajak dg kalimat  “ikutlah Aku” kepada para Rasul maupun kepada orang2 yang percaya kepadanya. Kasus yang akan mendasari pembelajaran kita hari ini adalah peristiwa dimana Yesus akan segera mengakhiri masa pelayananNya di bumi, namun Ia masih harus memantapkan salah satu Rasulnya yg kelak dikemudian hari menjadi salah satu Rasul yang menjadi pemimpin gereja di Roma bahkan dianggap sebagai penerus tongkat estafet lepemimpinan gereja dari Yesus. Ayat 19 dlm nats ini merupakan ajakan, himbauan dan harapan terakhirNya kpd Petrus dan sekaligus kepada kita, yairu menjadi pengikut Kristus. Hal ini tdk mudah karena menjadi pengikut ini tidak hanya menjadi seperti pengekor saja, akeleutos : a = satu, sama dan keleutos = jalan, jdi ada dua aspek penting : menjadi satu dan sama. Artinya kita harus menyatu dan menjadi sama dengan Kristus. Menjadi satu, berbicara tentang hubungan dan menjadi sama, bicara tentang kesamaan karakter. Jdi mengikut kristus artinya menjadi satu dan sama spt Dia. Berkata, berfikir dan bertindak spt Dia. Hal itu tdk mudah oleh sebab itu Yesus harus memberikan pemahaman yg benar kpd petrus, ada 3 syarat penting mjd pengikut kristus/kristen sejati :

 

1. Mengasihi Tuhan dg benar

ada tiga pertanyaan sekaligus ada 3 jawaban dalam dialog  mengapa begitu? Karen ada masalah ketidaksesuaian antara harapan yesus dg petrus. Yesus menghendaki kasih yg unggul, kasih yg murni krn hanya itu yg memampukan manusia Setia mjd pengikutNya. Yesus bertanya diayat 15 dan16 dg kasih agape, yaitu kasih dg kualitas tinggi dari mana kita tahu :dr pengertian dan perbandingan yg Yesus buat, namun Petrus hanya mampu mengasihi dg “philea”  yaitu kasih manusiawi yg masih bersyarat/ada perhitungan untung rugi. Dan ayat 17 Yesus menurunkan standart kasih itu dlm pertanyaannya. Saudara, jika kita tdk mendasarkan pengiringan kita kpd Tuhan dg dasar kasih agape maka kita tdk akan mampu mengikut Tuhan/mjd kristen sejati. Kasih agape hanya milik Tuhan namun kita harus senantiasa meminta anugerah itu agar diberi kasih itu.

ill : putri raja arab yg ingin menikah dg rakyat jelata.

 

2. Mengenal Tuhan dengan benar

Pengenalan yg benar kpd Tuhan akan menolong kita mampu mengerti isi hati Tuhan. Meskipun isi hati Tuhan itu terlihat dlm seluruh perkataan dan karyaNya namun kita membutuhkan kemampuan utk memahami makna dan maksud Tuhan, Dan itu hanya dimungkinkan jika kita memiliki pengenalan melalui hubungan yg intim.

Dalam setiap jawaban Petrus terhadap pertanyaan Yesus dia selalu mengawali dengan kata “engkau tahu”

Ay. 15 “engkau tahu....” oida =pengetahuan yg lengkap

Ay 16 “engkau tahu.....” oida

Ay 17”engkau tahu segala sesuatu.....” : oida

Ay 17b “engkau tahu.....” ginosko = pengetahuan  diperoleh melalui pengalaman.

Artinya Allah memang maha tahu dan ingin memberi tahu kita melalui Firmannya namun Allah juga ingin dikenal melalui keintiman hubungan. Seperti Daud yg melekat kpd Tuhan karena keintimannya.

      Dalam bukunya yang berjudul The Call, Os Guinness bercerita tentang Arthur Burns, ketua Federal Reserve Board Amerika Serikat pada tahun 1970-an. Burns, yang adalah seorang Yahudi, bergabung dengan kelompok Pemahaman Alkitab yang pada saat itu diadakan di Gedung Putih. Pada suatu hari, para anggota kelompok Pemahaman Alkitab itu terkejut tatkala mendengarkan doa Burns, Ya Allah, semoga tiba saatnya ketika semua orang Yahudi mengenal Yesus. Tetapi mereka lebih terkejut lagi ketika ia berdoa agar tiba saatnya ketika semua orang kristiani mengenal Yesus.

Burns menegaskan kebenaran mendasar yang harus kita gumulkan. Meskipun kita telah mengklaim nama Yesus Kristus, belum tentu orang lain dapat melihat bahwa kita sungguh sungguh mengenal Dia. Apakah kita telah memiliki hubungan pribadi dengan-Nya? Jika iya, apakah kita telah berjuang keras, berdoa, dan berusaha semakin mengenal Yesus setiap hari?

ill : pertolongan Tuhan melalui perahu penyelamat

 

3.  Melayani Tuhan dengan benar

Diakhir setiap jawaban Petrus, Yesus selalu menyampaikan perintah, gembalakanlah domba2ku. Tiga kali juga perintah itu disampaikan sesuai dg 3 pertanyaanNya. meskipun kelihatannya perintah itu sama namun dlm teks aslinya ternyata beda : feed my lamb, tend my sheep, dan feed my sheep. Sy tdk akan jabarkan secara detail namun intinya bahwa keterlibatan org percaya pada misi Tuhan akan memberikan kekuatan baginya utk semakin menikmati anugerah berupa kasih, berkat, penyertaan, dan kuasaNya. Lalu sesuai dg fariasi perintah yesus itu menunjukkan betapa luasnya bidang pelayanan kristen itu. Kita tdk boleh mempersempit pemahaman dan wilayah pelayanan itu hanya pada aspek marturia saja krn  ada aspek koinonia dan diakonia yg memungkinkan semua umat dpt ambil bagian dlm pelayanan Tuhan.

ill : Gereja Myungsung yg sukses mendewasakan jemaatnya

 

Saudaraku kita tdk mungkin menjadi kristen sejati tanpa menjadi pengikut Kristus yg sejati, dan kita tdk mungkin mengikut Kristus tanpa melakukan 3 hal itu, arahkanlah hidupmu untuk :

mengasihi Dia lebih sungguh,

mengenal Dia lebih dalam dan

melayani Dia dengan setia


 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Misteri Trinitas

  BAB I PENDAHULUAN   A.     Definisi Istilah Meskipun istilah "Trinitas" tidak pernah muncul di Alkitab secara eksplisi...