Kamis, 29 April 2021

Makna Silsilah Yesus

 

Tema      :  Inkarnasi Yesus Kristus

Judul      : Makna Silsilah Kristus

Nats        : Mat 1:1

Tanggal  :

 

Pendahuluan :

Kitab Matius maupun Lukas dalam satu bagiannya menyempatka menuliskan silsilah Yesus Kristus. Matius mengurutkan silsilah dimulai dari Abraham, sedangkan Lukas merunutnya dari Adam, tentu penjabaran yang njelimet ini sangat sarat makna yang ingin disampaikan oleh penulis, bahwa melalui silsilah itu pembaca memahami beberapa hal

 

Inti Pembahasan :

Membaca silsilah bisa menjadi suatu kegiatan yang sangat membosankan, tetapi disamping itu jika kita mau sedikit berkorban untuk mencermati setiap nama-nama dan menelusurinya dalam sejarah kehidupan manusia maupun wahyu Allah kita dapat menarik pembelajaran penting bahwa melalui silsilah itu Yesus ingin : menyampaikan bahwa :

 

Ø KehadiranNya sebagai penggenapan nubuatan tentang kemesiasannya

Silsilah mungkin bagi budaya kita tidak penting, tapi untuk konteks Yahudi itu sangat penting, apalagi jika sislsilah itu dihubvungkan dengan nubuatan tentang akan hadirnya sanga Mesias, yang akan muncul dari keturunan Daud. Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan harus menunjukkan keabsahannya sebagai keturunan langsung dari Daud. Inilah bukti legal dari klaim kemisiasannya. Jika Yesus secara biologis tidak diperanakkan dari keturunan Daud ini akan bertentangan dengan nubuatan para nabi PL.

 

Ø Kehadirannya menggambarkan sejarah kehidupan manusia

Melalui silsilah itu, Yesus inggin memberikan suatu deskripsi/gambaran sejarah kehidupan manusia sejak diciptakan pada masa penciptaan sampai masa masa Kristus

a.      Kelompok pertama silsilah 1-14 menggambarkan sejarah mula-mula sampai raja Daud sebagai representasi kebesaran manusia

b.      Kelompok kedua silsilah 15-28 menggambarkan dari Daud sampai kisah pembuangan ke Babel sebagai representasi manusia yang kehilangan kebesarannya.

c.    Kelompok ketiga 29-42 menggambarkan pembuangan sampai kepada Yesus sebagai representasi pemulihan yang dilakukan Yesus.

 

Ø Kehadirannya pembebasan terhadap ketertindasan

Yesus hadir untuk merevolusi tatanan kehidupan manusia yang semakin jauh menyimpang dari ketetapan Allah. Manusia, karena dosanya mulai membuat pengkotak-kotakan diantara mereka sendiri, yesus ingin membawa pembaharuan yang fundamental, yaitu

a.      Memperjuangkan kesetaraan gender : muncul 4 nama perempuan dalam silsilahnya, yaitu Rahab, Rut, Tamar, dan istri Uria/Betsheba. Ini merupakan bukan kebiasaan adat tradisi Yahudi memasukkan perempuan dalam silsilahnya karena perempuan dianggap sebagai kelompok level kedua, bahkan dianggap sebagai milik/properti kaum pria, namun melalui kehadiranNya Yesus ingin merevolusi sistim diskriminasi gender.

b.      Merevolusi kesetaraan nasional : artinya Allah tidak menganak tirikan bangsa non Yahudi, ia ingin membongkar eksklusivitas keyahudian, dan menujukkan keuniversalan karya keselamatan (meskipun yang dimaksudkannya tidak sama dengan konsep universalism/pluralism masa kini). Hal ini dibuktikan melalui meunculnya  dua nama perempuan non Yahudi yang menjadi keturunan Yesus Kristus, yaitu Rahab (perempuan Yerikho Yos 2:1-7) dan Rut (seorang perempuan Moab Rut 1:4) bandingkan dengan Ulangan 23:3.

c.      Memperjuangkan kesetaraan sosial manusia : Yesus memandang tidak ada pembedaan yang fundamental antara simiskin dan si kaya, si pejabat, dengan hamba, seorang raja maupun penjahat, orang baik, maupun orang jahat semuanya dikasihin

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Misteri Trinitas

  BAB I PENDAHULUAN   A.     Definisi Istilah Meskipun istilah "Trinitas" tidak pernah muncul di Alkitab secara eksplisi...