Kamis, 29 April 2021

Panggilan Melayani

 

Tema      : Panggilan

Judul      : Menanggapi Panggilan Allah

Nats        : Lukas 5: 27-32

Tanggal  :

 

Pendahuluan :

Peristiwa pemanggilan Lewi merupakan suatu peristiwa yang paling banyak mendatangkan polemik pada waktu bila dibandingkan dengan ketika Yesus memanggil para murid yang lain, mengapa demikian ? karena masalah yang timbul multi aspek

·        Politis : Lewi adalah pegawai bea cukai dari bangsa Romawi

·        Sosiologis : Lewi bagi bangsa Yahudi dianggap sebagai pengkhianat bangsa sendiri

·        Religius : Lewi dianggap tidak layak menjadi Rasul karena latar belakangnya

Suasana panas sangat terasa dalam proses pemanggilan ini, apalagi konteks sebelunya sudah ada konflik antara Yesus dengan orang Farisi. Suatu proses yang sangat tidak mudah baik bagi Yesus sendiri maupun bagi Lewi, namun satu hal yang pasti bahwa Tuhan tidak pernah salah pilih (bdg Yer 1:4-8). Pemanggilan ini merupakan wacana demontrasi otoritas Yesus dalam dua hal

·        Memanggil murid/pengikut

·        Menyelamatkan manusia sebagai langkah awal panggilan seorang Hamba.

 

Inti Pembahasan :

Ada 4 hal penting (REKOM KONTRA) yang sangat menentukan keberhasilan Lewi dalam mengikuti panggilan Tuhan, yaitu

Ø Respon yang Tepat (28)

Ketika Yesus memanggil  seketika itu “maka berdirilah Lewi….” Merupakan langkah awal (starting point) yang sangat menetukan keberhasilannya dalam hidup secara holistik.Dalam teks asli kata ini berarti bersiap-siap untuk melakukan sesuatu, artinya ia mempersiapkan dirinya sedemikian rupa  baik, fisik maupun mental untuk tindak lanjut.

Ø Komitment Total

“…..dan meninggalkan segala sesuatunya…” komitmen ini merupakan tindak lanjut untuk mengambil keputusan secar bulat dengan segala kesiapan total menanggung segal resiko dengan berani membayar harga yang cukup mahal. Ini tidak mudah bagi Lewi, karena ia harus tinggalkan semua kekayaannya, jabatan terhormatnya, keluarganya, handai taulannya, semua kebanggaannya ditinggalkan demi panggilan mulia tersebut. Ini bukti komitmen yang dia buat.

Ø Konsistensi Terhadap Komitment

“……..lalu mengikut Dia” komitment yang telah dibuat Lewi diejawantahkan ke dalam tindakan konkrit/ diwujudnyatakan melalui tindakan, yaitu bersedia mengikut Yesus secara terus menerus, apapun resikonya. Teks asli “mengikut” artinya bukan hanya mengikuti dari belakang dengan tanpa tujuan dan komitment, melainkan mengikut sebagai murid, yang artinya ada kesiapan diri secara penuh untuk terus diajar, dibentuk, dibimbing, dan di arahkan oleh Tuhan dalam prosesnya. (TAAT)

Ø Transformasi hidup

Kegembiraan Lewi tidak dinikmati seorang diri, melainkan dibagikan kepada orang lain, terutama kepada orang-orang yang masih membutuhkan uluran tangan Tuhan, oleh sebab itu ia mengadakan perjamuan dengan maksud :

a.      Perpisahan dengan handai taulan

b.      Ucapan syukur untuk hidup baru

c.      Sarana transformasi kasih Kristus.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Misteri Trinitas

  BAB I PENDAHULUAN   A.     Definisi Istilah Meskipun istilah "Trinitas" tidak pernah muncul di Alkitab secara eksplisi...