Identitas Buku :
Judul Buku : Teologi Misi : Pengantar Missiologi : Suatu Dogmatika Alkitabiah Tentang
Misi, Penginjilan Dan Pertumbuhan Gereja
Penulis : Dr Yakob Tomatala
Penerbit : YT Leadership Foundation
Tahun Terbit : 2003
Jumlah Halaman : 251 halaman
Garis Besar Isi Buku :
Buku ini secara garis besar pembahasannya meliputi lima masalah utama yang merupakan sebuah pemaparan yang linear progresif, yaitu
Bagian pertama, membahas sebuah konsep dasar mengenai hakikat misi yang memaparkan tentang terminology maupun definisi baik menyangkut misi, penginjilan, dan pertumbuhan Gereja, serta pola hubungan diantara ketiga hal tersebut di atas. Dalam bagian ini pula penulis secara cermat menjelaskan tentang konsep dasar tentang teologi misi melalui pemaparan deskriptif.
Bagian Kedua, pembahasan diarahkan pada upaya menanamkan sebuah pemahaman kepada pembaca tentang paradigma misi yang Alkitabiah. Paradigm misi dari perspektif dogmatic ini memaparkan tentang teologia proper yang disoroti dari sudut pandang misi, bahwa Allah memiliki karakter dan karya missioner, kedaulatanNya dalam kaitan dengan misi atas seluruh bumi, serta karya keselamatanNya sebagai esensi dari misi tersebut. Bagian ini juga menjelaskan secara sistematis hal dasar tentang paradigm dasar teologia misi Allah, motif, serta dinamika dari misi tersebut berkaitan dengan Firman, Amanat Agung, Roh Kudus dan ppemebritaan Injil. Pada bagian akhir pembahasan tersebut dipaparkan pula luas jangkauan misi yang bersifat holistic.
Bagian Ketiga, mengupas permasalahan yang berkaitan dengan mandate misi yaitu penyebaran shalom ke dalam dunia, kovenan/perjanjian Allah dan kaitannya dengan misi shalom, protevangelium dalam misi, serta katerkaitan antara kerajaan Allah dengan misi. Jika pada bagian pertama pembahasan lebih menekankan kepada masalah konseptual, namun pada bagian ini pemaparan lebih bersifat esensial dari perpektif hokum Allah.
Bagian keempat, pemaparanya berkaitan dengan subyek misi yang ditinjau dari perpektif Israel sebagai umat Allah pewaris perjanjian Lama, juga dari sudut pandang Gereja sebagai umat Allah pewaris perjanjian yang baru. Pada kesimpulannya penulis menyatakan bahwa kedua umat Allah tersebut adalah satu dan sama karena ada hakikat, sifat, dan model hidup yang sama yang harus dihidupi dalam setiap konteks yang beragam sehingga melalui hubungan karena perjanjian dengan Allah tersebut maka jiwa missioner harus terus menjadi karakteristiknya.
Bagian Kelima, mengarahkan pembahasan pada tataran praktis yaitu pendekatan misi serta pola hubungan misi dengan penginjilan dan pertumbuhan Gereja. Pembahasan dimulai dengan dibukanya sebuah konsep kebenaran tentang karakteristik Gereja yang harus memahami dirinya sendiri, missioner, memahami panggilannya untuk hidup harmonis dengan diri sendiri serta dunia, serta tanggung jawabnya dalam kaitan dengan sasaran Allah untuk mendatangkan kedamaian kepada segala makluk. Dalam bagian ini juga membahas tentang pendekatan misi melalui pertumbuhan Gereja sehingga penulis menguraikan dengan sangat terperinci mengenai pengertian pertumbuhan gereja, dasar, dimensi serta factor-faktor yang ada di dalamnya, sedangkan pendekatan melalui penginjilan diuraikan dari perpektif filosofis dan operasional.
Tanggapan :
Secara umum buku ini merupakan sebuah buku pedoman misi yang sangat baik, di tengah-tengah keterbatasan ketersediaan sumber referensi tentang misiologi yang ditulis oleh teolog pribumi, pdt Yakob Tomatala sebagai salah satu dari sedikit pakar misiologia di Indonesia memberkati banyak pekerja Allah baik yang melayani di “balik meja” maupun di lapangan dalam menanamkan konsep misi yang akurat, alkitabiah, holistik dan komperehensif sehingga buku ini patut menjadi buku pedoman/pegangan bagi semua pekerja Kristus, terutama bagi hamba Tuhan yang berkecimpung dalam bidang misi. Teologi Misi merupakan buku yang ditulis dengan sangat baik ditinjau dari sisi manapun. Jika kita mendekati dari perspektif biblika buku ini memberikan sebuah penguraian yang sangat alkitabiah, jika ditinjau secara filosofis buku ini juga dapat melegakan kehausan pembaca, secara historis penulis juga menguraikan pembahasannya dengan sangat sistematis, dan jika dibaca kaum awam buku ini juga buku yang tidak mengabaikan sisi pentingya yang praktis.
Secara dogmatis teologis buku ini memperkaya pembaca dengan begitu banyak konsep alkitabiah/biblical dari perpektif evangelical yang sangat baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Keluasan dan komplesitas misi penulis jabarkan dengan ungkapan sederhana dan tidak terlalu sulit dan rumit untuk dipahami oleh pembaca awam sehingga menjadikan buku ini memiliki jangkauan yang luas. Beberapa permasalahan teologis yang muncul dalam sepanjang sejarah kekristenan, terutama masalah hubungan gereja dengan Israel juga dapat penulis selesaikan dengan sangat baik (hal 150 dst) sehingga kekaburan konsep misi yang seringkali kita temukan dalam beberapa buku misi lainnya, menjadi sangat terang benderang melalui pemikiran jernih melalui buku ini.
Factor senioritas dan kepakaran penulis di bidang misiologi sangat kental terasa dalam setiap ungkapan dan uraian dalam buku ini dan menjadikannya sangat hidup, mudah dicerna oleh karena timbul dari sebuah akumulasi konseptual yang baik dan pengalaman di lapangan yang kaya. Setelah membaca beberapa buku misi lainnya dan kemudian pada akhirnya membaca buku ini kita justru tidak dapat menanggapi atau menyoroti sisi kelemahannya melainkan harus mengakui dengan jujur bahwa buku merupakan buku yang sangat baik untuk dibaca, kaya untuk menimba ilmu, dan praktis untuk diterapkan dalam pelayanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar